KARTOGRAFI UNTUK PERENCANAAN WILAYAH KEPULAUAN Pendekatan Geospasial untuk Pengelolaan Wilayah Kepulauan
Abstract
Wilayah kepulauan memiliki karakteristik geografis yang unik, ditandai oleh keterkaitan antara daratan, pesisir, dan lautan dalam suatu sistem ruang yang kompleks. Kondisi tersebut menuntut pendekatan perencanaan wilayah yang tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif, tetapi juga memperhatikan dimensi spasial, ekologis, sosial, dan ekonomi secara terpadu. Dalam konteks ini, kartografi berperan sebagai instrumen strategis untuk merepresentasikan, menganalisis, dan mengomunikasikan informasi geospasial yang menjadi dasar dalam pengambilan keputusan pembangunan. Kartografi untuk Perencanaan Wilayah Kepulauan: Pendekatan Geospasial untuk Pengelolaan Wilayah Kepulauan hadir sebagai referensi komprehensif yang menguraikan peran penting kartografi dalam mendukung pengelolaan wilayah kepulauan secara efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
Buku ini membahas secara sistematis konsep dasar kartografi, karakteristik geografis wilayah kepulauan, sumber dan kualitas data geospasial, teknik pemetaan darat, pesisir, dan laut, hingga prinsip-prinsip desain dan visualisasi peta yang komunikatif. Pembaca juga diperkenalkan pada perkembangan kartografi digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG), penginderaan jauh, Global Positioning System (GPS), pemetaan berbasis web, serta berbagai teknologi geospasial modern. Selain itu, buku ini mengulas penerapan kartografi dalam pemetaan sumber daya maritim, tata ruang wilayah kepulauan, kawasan pesisir, infrastruktur, dan pengelolaan pulau-pulau kecil, sehingga memberikan gambaran nyata mengenai kontribusi informasi spasial dalam proses perencanaan dan pembangunan wilayah.
Sebagai pelengkap, buku ini mengangkat berbagai inovasi teknologi kartografi masa depan, seperti drone mapping, kartografi tiga dimensi (3D), dan virtual reality mapping, yang semakin memperluas kemampuan analisis serta visualisasi geospasial. Dengan penyajian yang ilmiah, sistematis, dan mudah dipahami, buku ini menjadi referensi yang penting bagi mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi geospasial, perencana wilayah, pengelola sumber daya pesisir dan kelautan, serta para pengambil kebijakan. Melalui pendekatan yang mengintegrasikan ilmu kartografi dengan perencanaan wilayah, buku ini diharapkan mampu memperkuat pemanfaatan informasi geospasial dalam mewujudkan pengelolaan wilayah kepulauan yang berdaya saing, tangguh, dan berkelanjutan di era transformasi digital.