KEMANDIRIAN BERPIKIR MATEMATIS: MELALUI DIDACTICAL DESIGN RESEARCH DAN THEORY OF DIDACTICAL SITUATIONS PADA MATERI KOMBINATORIK
Abstract
Pembelajaran matematika pada abad ke-21 tidak lagi berorientasi semata-mata pada penguasaan prosedur dan perhitungan, tetapi juga diarahkan pada pengembangan kemampuan berpikir yang mandiri, reflektif, dan adaptif. Buku Kemandirian Berpikir Matematis melalui Didactical Design Research dan Theory of Didactical Situations pada Materi Kombinatorik hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menawarkan suatu konstruksi teoretis sekaligus implementasi praktis mengenai bagaimana kemandirian berpikir matematis dapat dibangun secara sistematis dalam proses pembelajaran. Berangkat dari kajian psikologi perkembangan, teori berpikir matematis, hingga teori pembelajaran modern, buku ini memperjelas perbedaan antara kemandirian belajar dan kemandirian berpikir, serta menyusun definisi operasional yang dapat digunakan sebagai landasan penelitian maupun praktik pendidikan matematika.
Secara komprehensif, buku ini mengintegrasikan berbagai perspektif dari para tokoh seperti Sternberg, Dewey, Piaget, Vygotsky, Bandura, Deci dan Ryan, Polya, Schoenfeld, Skemp, Tall, Dubinsky, Sfard, hingga Brousseau dalam sebuah kerangka konseptual yang utuh. Melalui perpaduan Theory of Didactical Situations (TDS) dan Didactical Design Research (DDR), penulis menyajikan model desain didaktik yang dirancang untuk menumbuhkan kemampuan peserta didik dalam membangun strategi, melakukan refleksi, memvalidasi hasil, serta mengambil keputusan matematis secara mandiri. Materi kombinatorik dipilih sebagai konteks implementasi karena karakteristiknya yang kaya akan permasalahan nonrutin sehingga mampu mengembangkan penalaran, kreativitas, dan fleksibilitas berpikir siswa.
Lebih dari sekadar menguraikan teori, buku ini menghadirkan desain pembelajaran empiris, analisis implementasi, serta sintesis konseptual yang dapat dijadikan acuan oleh dosen, guru, mahasiswa pendidikan matematika, peneliti, maupun pengembang kurikulum. Pembaca akan memperoleh pemahaman mengenai tahapan penyusunan desain didaktik, penerapan pembelajaran berbasis situasi didaktis, serta pengukuran level kemandirian berpikir matematis dalam proses pemecahan masalah. Dengan memadukan kedalaman teori dan bukti empiris, buku ini diharapkan menjadi referensi penting dalam pengembangan pembelajaran matematika yang tidak hanya menghasilkan peserta didik yang mampu menyelesaikan soal, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir matematis yang mandiri, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan akademik maupun kehidupan nyata.