MODEL PjBL (Project Based Learning) BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PGSD
Abstract
Buku ini disusun sebagai respons terhadap tuntutan pendidikan abad ke-21 yang menekankan penguasaan keterampilan berpikir tingkat tinggi, khususnya kemampuan berpikir kritis. Dalam konteks Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), pembelajaran, terutama pada mata kuliah Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), menghadapi tantangan dalam mengaitkan konsep akademik dengan realitas sosial dan budaya. Oleh karena itu, buku ini menawarkan model PjBL yang mengintegrasikan kearifan lokal sebagai sumber belajar kontekstual guna menciptakan pembelajaran yang bermakna, relevan, dan berorientasi pada pembentukan karakter.
Buku ini membahas secara komprehensif landasan teoretis dan konseptual PjBL, teori-teori belajar yang mendukungnya, konsep berpikir kritis, serta kedudukan kearifan lokal dalam pendidikan. Nilai Marharoan Bolon dalam budaya Simalungun dikaji sebagai contoh konkret integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran berbasis proyek. Pada bagian inti, disajikan pengembangan Model PjBL Berbasis Kearifan Lokal secara sistematis, meliputi rasional pengembangan, karakteristik model, tujuan dan prinsip dasar, sintaks pembelajaran, sistem sosial, prinsip reaksi, serta dampak instruksional dan pengiring.
Sebagai panduan aplikatif, buku ini dilengkapi dengan petunjuk implementasi model PjBL dalam perencanaan pembelajaran (RPS), penggunaan buku model dan bahan ajar, penyusunan lembar kerja mahasiswa, serta penilaian kemampuan berpikir kritis. Dengan pendekatan ini, buku ini ditujukan bagi dosen PGSD, mahasiswa calon guru sekolah dasar, dan praktisi pendidikan yang ingin mengembangkan pembelajaran inovatif berbasis proyek dan kearifan lokal, guna menghasilkan pendidik yang kritis, kontekstual, dan berkarakter.
